search this site.

0901P - INPUT ISLAMI DALAM KURIKULUM KESEHATAN[1]

Print Friendly and PDFPrint Friendly

Dipresentasikan pada workshop pelatihan Input Islami dalam Kurikulum Kesehatan yang diselenggarakan di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) , bulan Januari 2009, oleh Profesor Dr Omar Hasan Kasule Sr. MB ChB (MUK), MPH (Harvard), DrPH (Harvard) EM: omarkasule@yahoo.com. WEB: http://omarkasule.tripod.com


IKHTISAR
Input Islami dalam Kurikulum Kesehatan (The Islamic Input into the Medical Curriculum = IIMC) telah terwujud di beberapa sekolah kesehatan lebih dari beberapa dekade yang lalu. Perkuliahan Kedokteran di Universitas Islam Internasional Malaysia mengajarkan pengobatan dengan mengambil nilai-nilai Islam yang diajarkan di Kuantan dari bulan Juli 1997 sampai sekarang. IIMC membutuhkan integrasi nilai-nilai dan hukum Islam dalam pengajaran dan praktek kedokteran.

Perspektif Islami dalam ilmu kedokteran (Kedokteran Islam) telah menjadi bagian terpadu dalam kurikulum Institut Kedokteran Universitas Brunei Darussalam sejak bulan Agustus 2005 hingga sekarang. IIMC yang diajarkan mengenai tema Pengembangan Personal dan Profesional (Personal and Professional Development = PPD).

IIMC dalam berbagai bentuk diadopsi oleh lembaga pendidikan kesehatan lainnya di berbagai universitas seperti Universitas Sains Islam, Malaysia; Universitas Internasional Riphah Islamabad, Kampus Kesehatan Peshawar , dan 14 lembaga pendidikan yang menjadi anggota FOKI (Forum Kedokteran Islam Indonesia).

IIMC didasarkan pada 3 asumsi: (a) bahwa Islam memiliki nilai moral yang universal dan ditemukan pada sistem agama dan kepercayaan lain, bisa diajarkan dan diapresiasikan secara seimbang dengan baik oleh mahasiswa Muslim maupun non-Muslim; (b) seorang dokter harus mengerti hukum Islam yang berhubungan dengan kesehatan, fiqh thibbi, agar berhasil mempraktekkannya di sebuah komunitas Muslim yang mempunyai budaya dan norma sosial yang dibentuk oleh syariah, yakni sebuah aturan yang mudah dipahami meliputi seluruh aspek kehidupan individu dan komunitasnya; dan (c) seorang dokter yang sukses harus dilengkapi dengan kepribadian, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan ketrampilan manajemen yang berdasarkan pada ajaran Islam, sosial empirik, serta ilmu manajerial.

IIMC mengajarkan perspektif epistemologi Islam dari ilmu dasar kesehatan, sehingga pelajar bisa menghargai tanda-tanda kebesaran Sang Pencipta (ayatullah) dari buku observasi empirik ilmiah, kitaab al kaun, sepanjang penghormatan tanda-tanda kekuasaan Sang Pencipta dari kitab wahyu, kitaab al wahy.

IIMC pada tahapan klinis mengajarkan mahasiswa untuk membantu pasien menyelesaikan masalah-masalah praktis yang berhubungan dengan pensucian (wudhu), do'a, shalat, puasa, haji & umrah; dan mengenai hal-hal yang diperbolehkan (halal) seperti pengobatan, kegiatan fisik, nutrisi, dan kegiatan lainnya dalam kehidupan sehari-hari.

IIMC menggunakan teori Hukum Manfaat (maqasid as syari’ah), prinsip hukum (qawa’id as syari’ah), aturan-aturan khusus yang resmi dari Al Qur’an dan As sunnah, serta perbandingan dengan sumber etika resmi Eropa sebagai dasar untuk mendiskusikan permasalahan etika resmi kedokteran seperti otonomi, privasi & kepercayaan diri, profesionalisme, penelitian hewan dan manusia, penempatan seumber daya, penyelesaian masalah-masalah hidup, dan malpraktek kesehatan. Juga mengcover permasalahan yang muncul dalam teknologi kesehatan modern seperti reproduksi buatan, tes genetik, dan transplantasi. Penegasan dibuat pada pendekatan holistik dan pendekatan seimbang pada kesehatan dengan referensi dari pengobatan Rasul (thibbun nabawi) dan sistem pengobatan tradisional / tambahan seperti unani, ayurdevic, dan pengobatan ala Cina.

Visi masa depan IIMC adalah bahwa praktek kesehatan Islami akan tumbuh dalam kurun waktu 20 tahun ke depan, dan mencapai atau bahkan melebihi kemajuan Perbankan Islam. Rumah sakit dan klinik-klinik Islam yang akan didirikan membutuhkan tenaga medis profesional yang terlatih untuk melakukan praktek pengobatan berdasarkan Al Qur’an, As Sunnah, serta Hukum Manfaat (maqasid as syari’ah).

KERANGKA

TEMA PERTAMA: ASAS FUNDAMENTAL (ASAASIYYAAT)
SUB-TEMA I: ‘AQIIDAH (Keimanan)
MODUL 1.0: USHUUL AL DDIIN
1.1 Islam, Iman, & Ihsan
1.2 Tauhid
1.3 Risaalah
1.4 Akhirat (eschatologi)
1.5 Qadar

MODUL 2.0: KHARQ al ‘AQIDAT (Penyimpangan Keimanan)
2.1 Ithm (perbuatan dosa)
2.2 Jadal (argumentasi yang tidak memiliki tujuan)
2.3 Dzulum (transgressi)
2.4 Kufr & Syirik
2.5 Milal (agama-agama)

SUB-TEMA II: USHUUL as SYARI’AH (Dasar Hukum)
MODUL 3.0: SUMBER, TUJUAN, PRINSIP-PRINSIP HUKUM
3.1 Ikhtisar
3.2 Sumber Hukum, masadir as syari’ah
3.3Tujuan Hukum, maqasid as syari’ah
3.4 Prinsip-Prinsip Hukum, qawa’id as syari’ah
3.5 Regulasi Hukum, dhawaabit as syari’ah

MODUL 4.0: KITAB RESMI (kutub al fiqh)
4.1 Kitab Maliki
4.2 Kitab Hanafi
4.3 Kitab Syafi’i
4.4 Kitab Hambali
4.5 Kitab Ja’afari

SUB-TEMA III: al ‘IBAADAAH  al JASADIYYAT (Ibadah Fisik)
MODUL 5.0: THAHARAH & SHALAT
5.1 Thaharah
5.2 Aturan shalat, ahkaam al salat
5.3 Gerakan shalat
5.4 Jenis-Jenis shalat khusus
5.5 Shalat dalam situasi yang sulit, shalaat ahl al a’adhaar

MODUL 6.0: IBADAH FISIK
6.1 Puasa
6.2 Zakat
6.3 Haji
6.4 Tilawtill Qur’an
6.5 Jihad

SUB-TEMA IV: ‘ILM & MA’RIFAT (Pengetahuan)
MODUL 7.0: TEORI PENGETAHUAN (nadzariyyat al ma’arifat)
7.1 Filosofi Pengetahuan, falsafat al ma’arifa’at
7.2 Methodologi Pengetahuan , manhajiyat al ma’arifat
7.3 Budaya Sains Al Qur’an, tarbiyat ‘ilmiyyat qur’aniyyat
7.4 Ilmu Pengetahuan Klasik Islam, al ‘uluum al islamiyyat al taqliidiyyat
7.5 Islamisasi: Solusi dari Krisis Ilmu Pengetahuan, al aslamat hall azmat al ma’arifat

MODUL 8.0: REFORMASI PENGETAHUAN (islaah al ma’arifah)
8.1 Reformasi Pendidikan, islaah al tarbiyah
8.2 Reformasi Ilmu-Ilmu Kedokteran dan Hidup
8.3 Reformasi Ilmu-Ilmu Fisik
8.4 Reformasi Ilmu-Ilmu Sosial dan Kemanusiaan
8.5 Reformasi Seni

TEMA DUA: PERADABAN  (FIQIH AL TAARIKH): Masa Lalu, Masa Kini, dan Masa Depan
SUB-TEMA V: KHALIQ (Penciptaan / Asal Usul Alam Semesta)
MODUL 9.0: KHALIQ AL KAUN (Penciptaan alam semesta)
9.1 Hakikat Alam Semesta, tabi’at al kaun
9.2 Pertanyaan-Pertanyaan Akhir, al as ilat al nihaa iyyat
9.3 Tanda-Tanda Allah di Alam Semesta, aayaat al llaah fi al kaun
9.4 Kehendak Allah, iraadat al Allah
9.5 Perintah, Perubahan, dan Ketetapan

MODUL 10.0: KHALIQ AL INSAN (Penciptaan Manusia)
10.1 Penciptaan Manusia, Khaliq Al Insan
10.2 Hakikat Manusia, Tabi'at Al Insaan
10.3 Kelebihan Manusia, Afdhaliyyat Al Insaan
10.4 Misi Manusia di Bumi, Risalat Al Insan Fi Al Ardh
10.5 Keberagaman Manusia, Tafaawut Al Bashar

SUB-TEMA VI: TAARIIKH al UMAM (Sejarah Peradaban) [1.3 MB, 193 pp]
MODUL 11.0: AWAL PERADABAN MANUSIA
11.1 Khilafat
11.2 Taskhiir
11.3 ‘Imarat al ardh I: Jatuh Bangunnya Peradaban
11.4 ‘Imarat al ardh II: Awal Peradaban Bercocok tanam
11.5 ‘Imarat al ardh III: Masa Sebelum Islamisasi Arab

MODUL 12.0: PERPUTARAN PERADABAN (daurat al hadhaaraat)
12.1 Kekuatan Regional
12.2 Kekaisaran Romawi, al daulat al ruumaniyyat
12.3 Kekaisaran Eropa Barat, al daulat al uuribiyyat al gharbiyyat
12.4 Kekaisaran Rusia, al daulat al ruusiyyat
12.5 Kekuasaan Amerika, al daulat al aamirikiyyat

SUB-TEMAVII: TAARIIKH al UMMAT (Sejarah Muslim) [0.45 MB, 89pp]
MODUL 13.0: ZAMAN KEEMASAN, (‘ahad al risaalat & ‘ahad al khilafat)
13.1 Era Kerasulan, ‘ahad al nubuwwat
13.2 Era Abubakar, ‘ahad al khaliifat abubakar
13.3 Era Umar, ‘ahad al khaliifat ‘omar
13.4 Era Utsman, ‘ahad al khaliiifat othman
13.5 Era Ali,‘ahad al khaliifat ‘ali

MODUL 14.0: ERA DINASTI-DINASTI (‘ahad al muluuk)
14.1 Era Dinasti Umayyah, al ‘ahad al umawiy
14.2 Era Dinasti Abassiyah, al ‘ahad al ‘abbaasi
14.3 Era Dinasti Utsmaniyah, al ‘ahad al othmani
14.4 The Peripheries, al atraaf
14.5 Pencapaian Peradaban Muslim, injaazaat al hadharat al islamiyyat

SUB-TEMA VIII: AL TAJDID & AL ISLAH (pembaharuan dan reformasi)
MODUL 15.0: TANTANGAN PEMBAHARUAN (tahaddiyaat al tajdiid)
15.1 Tantangan Internal, al tahaddiyaat al ddaakhilyyat
15.2 Tantanagn Eksernal, al tajadiyaat al khaarijiyyat
15.3 Gerakan Kebangkitan Masa Lalu, Tajdiid, harakaat al tajdiid al saabiqat
15.4 Pergerakan Reformasi Kontemporer, harakaat al tajdiid al mu’asirat
15.5 Keadaan Ummat Sekarang, haadhir al ummat

MODUL 16.0: INSTITUSI REFORMASI ( muassassaat al islaah)
16.1 Konstitusi Negara Bagian, al ahkaam al sultaniyyat
16.2 Sistem ekonomi, al nidhaam al maali
16.3 Sistem Pendidikan, nidhaam al tarbiyat & ta’aliim
16.4 Sistem Sosial, al nidhaam al ijtima’e
16.5 Hubungan Internasional, al siyar

TEMA TIGA: ILMU KEDOKTERAN DASAR (FIQIH AL ULUUM AL TIBIYAT) : Tanda-tanda Kebesaran Allah dalam organisme manusia
SUB-TEMA IX: ‘ILM al HAYAAT (Biologi Kehidupan) [0.92 MB, 141pp]
MODUL 17.0: HIDUP dan KESEHATAN (al hayat wa al sihhat)
17.1 Kehidupan, hayaat
17.2 Kematian, mamaat
17.3 Kesehatan, sihhat & ‘aafiyat
17.4 Penyakit, maradh
17.5 Penyembuhan Penyakit, tatbiib

MODUL 18.0: PERTUMBUHAN DAN PERTAMBAHAN USIA (numuw wa al shaykhuukhat)
18..1 Periode Intraurine
18.2 Bayi dan Masa Anak-anak
18.3 Remaja
18.4 Usia Dewasa
18.5 Usia Lanjut

SUB-TEMA X: JISM al INSAN (Organisme: Struktur & Fungsi)
MODUL 19..0: KEAJAIBAN BIOLOGIS (mu’ujizat al jism al insani)
19.1 Kesempurnaan, Optimalitas, Tidaktertandingi
19.2 Pengendalian
19.3 Homeostasis,‘I’itidal
19.4 Interaksi dengan Lingkungan
19..5 Proses Pathologis : Perbaikan dan Pemulihan Equilibrium

MODUL 20.0: SISTEM ORGAN MANUSIA
20.1 Sistem Alimentari, ma idat
20.2 Sistem Locomotor dan Sistem Perlindungan, harakat al jism wa himayatuhu
20.3 Sistem Genito – urinary dan cardio – respiratory , al qalb & tanaffus
20.4 Sistem Sensorik, al hawaas
20.5 Sistem Saraf, al jihaaz al ‘asabi

SUB-TEMA XI: ‘AADAAT al MA’ISHAT (Aktivitias Hidup)
MODUL 21.0 REPRODUKSI (izdiyaad)
21.1 Menstruasi, al haidh
21.2 Aktivitas Seksual Manusia, shahwat al jins
21.3 Kehamilan, al haml
21.4 Kelahiran, wadhau al haml
21.5 Menyusui, ridha’a

MODUL 22.0 AKTIVITAS HIDUP NORMAL (‘aadaat al ma’ishat)
22.1 Kebersihan, al nadhaafat
22.2 Makanan, at 'Imat
22.3 Minuman, ashribat
22.4 Aktivitas, nashaat
22.5 Tidur dan Istirahat, nawm & raahat

TEMA EMPAT: ILMU PENGETAHUAN KLINIS (FIQIH AL TIBAABAT)
SUB-TEMA XI: AKHLAAQ al TIBB (Etika Kedokteran) [1.0 MB, 202pp]
MODUL 23.0: TUJUAN, PRINSIP dan PERATURAN KEDOTERAN
23.1 Tujuan dan Prinsip-Prinsip Kedokteran
23.2 Peraturan Prosedur Medis, dhawaabit al tatbiib
23.3 Peraturan Prosedur Penelitian, dhawaabit al bahath
23.4 Peraturan Perilaku Dokter, dhawaabit al tabiib
23.5 Peraturan tentang Perilaku Professional , dhawaabit al inhiraaf al mihani

MODUL 24.0: ETIKA DOKTER, adab al tabiib
24.1 Etika dengan Pasien dan Keluarga
24.2 Etika dengan Kematian
24.3 Etika dengan Tim Perawat Kesehatan
24.4 Etika Penelitan pada Hewan
24.5 Etika Penelitian pada Manusia

SUB-TEMA XIII: FIQIH AL AMRAADH (Kondisi Penyakit)
MODUL 27.0 KONDISI SITEM ORGAN
27.1 Sistem Uro-Genital, jihaaz bawli & jihaaz tanaasuli
27.2 Sistem (Pernafasan) Cardio-Respiratory, qalb & jihaaz al tanaffus
27.3 Sistem Tissue yang berhubungan,
27.4 Sistem Alimentary, jihaaz al ma idat
27.5 Sistem Sensori, al hawaas

MODUL 28.0 KONDISI PENYAKIT LAINNYA
28.1 Gangguan psikologi (Patho-physiological)
28.2 Kondisi Sistem secara Umum
28.3 Kondisi Kejiwaan, amraadh nafsiyyat
28.4 Kondisi Syaraf, amraadh al a’asaab
28.5 Kondisi yang berhubungan dengan Usia, amraadh al ‘umr

SUB-TEMA XIV: FIQIH MUSTAJIDDAAT al TIBB (Pengobatan Modern)
MODUL 29: TEKNOLOGI REPRODUKTIF DAN GENETIK
29.1 Reproduksi Bantuan, taqniyat al injaab
29.2 Kontrasepsi, mani’u al haml
29.3 Kloning reproduktif, al istinsaakh
29.4 Aborsi, isqaat al haml
29.5 Teknologi lainnya

MODUL 30.0: TEKNOLOGI MEDIS DAN ILMU BEDAH
30.1 Alat buatan pembantu hidup, ajhizat al in’aash
30.2 Euthanasia, qatl al rahmat
30.3 Transplantasi Organ Padat, naql al a’adha
30.4 Transplantsi Batang Sel, naql al khalaayat
30.5 Perubahan Fitrah, taghyiir al fitrat

TEMA LIMA: KOMUNITAS  (AL JAMA’AT)
SUB-TEMA XV: ARKAAN al JAMA’AT (Pilar Komunitas) [0.85 MB, 144 pp]
MODUL 31.0: INSTITUSI KELUARGA, al bayt
31.1 Jenis kelamin
31.2 Keluarga sebagai unit sosial
31.3 Perkawinan
31.4 Orang Tua dan Sanak Saudara
31.5 Anak-anak

MODUL 32.0: LEMBAGA MASYARAKAT, muassasaat al jama’at
32.1 Masjid
32.2 Ukhuwwah
32.3 Takaful
32.4 Syuura
32.5 Maal

SUB-TEMA XVI: HUMUUM al JAMA’AT (Perhatian Masyarakat)
MODUL 33.0: MASALAH MASYARAKAT, mashaakil al jama’at
33.1 Gaya-Hidup
33.2 Sexual Perversions
33.3 Ketergantungan
33.4 Kemiskinan
33.5 Kekerasan

MODUL 34.0: TINDAKAN KOMUNITAS, al ‘amal al ijtima’e
34.1 Da’wah
34.2 Menyeru kebaikan dan mencegah kemungkaran, amr & nahy
34.3 Perubahan Sosial, taghyiir ijtima’e
34.4 Organisasi Profesional dan Pekerjaan
34.5 Organisasi Penanggulangan Bencana dan Kesejahteraan Sosial

SUB-TEMA XVII: FIQIH al MU’AMALAAT
MODUL 35.0: TRANSAKSI WARGA SIPIL, mu’amalaat madaniyyat
35.1 Perkawinan, fiqh al munakahaat
35.2 Perceraian & pembatalan, fiqh al talaaq & fasakh
35.3 Warisan, fiqh al mawariith
35.4 Perwakilan, wakalah
35.5 Kompetisi, sibaaq

MODUL 36.0: TRANSAKSI KEUANGAN, mu’amalaat maaliyyat
36.1 Penjualan, buyuu’u
36.1 Pinjaman Personal, Quruudh
36.2 Investasi
36.4 Sumbangan & hadiah, awqaaf & hibat
36.5 Transaksi lainnya

MODUL 37.0: TRANSAKSI HUKUM, mu’amalaat qadha’iyyat
37.1 Kejahatan, Jinaayaat
37.2 Kompetensi Resmi, ahliyyat
37.3 Etika Pengadilan, adab al qadhi
37.4 Permohonan & Bukti, da'wa & shahadat
37.5 Pengadilan, Tuduhan, and Hukuman, qadha & ‘uquubat

MODUL 38.0: PENGOBATAN RESMI, thibb shara’e
38.1 Sertifikat Medis
38.2 Pengobatan Forensik
38.3 Malpraktek Medis
38.4 Farmasi
38.5 Peralatan Kedokteran

TEMA ENAM: FIQIH AL QIYADAT, KEPEMIMPINAN
SUB-TEMA XVIII: al TAKWIIN al ASAASI (Formasi Dasar) [1.1 MB, 168 pp]
MODUL 39.0: PENDIDIKAN DASAR ISLAM
39.1 Lingkaran Studi
39.2 Studi Al Qur'an
39.3 Studi Hadist
39.4 Studi Ma’athuurat
39.5 Studi Fiqih

MODUL 40.0: PENGEMBANGAN
40.1 ‘Ubudiyyat
40.2 Tazkiyat al nafs
40.3 Pengembangan Intelektual
40.4 Pengembangan Sosial
40.5 Pengembangan Keterampilan

SUB-TEMA XIX: QIYADAT (Kepemimpinan) [1.1 MB, 212 pp]
MODUL 41.0: KETRAMPILAN KEPEMIMPINAN, mahaaraat al qiyadat
41.1 Kepemimpinan: Sifat-sifat Dasar, sifaat al qiyadat
41.2 Attribut dan fungsi pemimpin, sifaat wa masuliyaat al qaid
41.3 Penyakit Pemimpin dan Pengikutnya, amraadh al qiyaadat
41.4 Komunikasi dalam kepemimpinan, fan al ittisaal fi al qiyaadat
41.5 Negosiasi dalam kepemimpinan, fan al hiwaar fi al qiyadat

MODUL 42: MODEL PEMIMPIN
42.1 Rasulullah SAW
42.2 Khalifah yang benar
42.3 Pemimpin Politik dan Militer
42.4 Teladan Sosial
42.5 Para Akademik dan Pengubah

SUB-TEMA XX: IDAARAT (Manajemen) [0.87 MB, 212pp]
MODUL 43.0: KETERAMPILAN MANAJEMEN mahaaraat al qiyaadat
43.1 Prinsip dan Konsep Manajemen,
43.2 Strategi, al istratiijiyat
43.3 Perencanaan dan Implementasi, takhtiit wa tanfiidh al masharii’e
43..4 Pengendalian dan Evaluasi, al muraaqabat wa al taqwiim
43.5 Pengambilan Keputusan dan Pemecahan Masalah, al qaraaraat wa al mashaakil

MODUL 44.0: SUMBER MANAJEMENT
44.1 Manajement Waktu, idaarat al waqt
44.2 Manajement Keuangan, idaaral maal
44.3 Manajement Informasi, idaarat al ma’alumat
44.4 Manajement Organisasi, idaarat al munadhamat
44.5 Manajement Karyawan, idaarat al bashar


Note

[1] Diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia oleh Ummi Ashim Azzahra dan Anisa Eka Trihastuti, Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Negeri Semarang, cp : 081318681994, e-mail : yusibnuyassin@yahoo.com